Popular Posts
  • 20 tahun
  • Beasiswa DATAPRINT, Jom ramai-ramai ikut!
  • Number One For Me #Mom
  • Happy Birthday Sister
  • Tasikmalaya, Sabang, Ciamis, Palu
  • Doa berbuka dari hadist yang lemah
  • Bismillah Ya Rabb,
  • Pra-Liburan Syaum
  • Untuk Para Wanita
  • Profil Mahasiswa Program Beasiswa TPL IKM APP Kementerian Perindustrian RI

Sabtu, 14 Mei 2016

Ya Allah...

Aku selalu datang padaMu dengan segala keluhan hidup, terkadang saat senang aku lalai bersyukur, hanya terucapkan "Alhamdulillah" sebatas lisan. Aku malu sebenarnya karena belum ada yang bisa aku banggakan dalam hidupku, terlebih segala urusanku kepadaMu.

Aku masih tidak bisa mengatur waktu shalatku, beberapa kali dan sering terulang bahkan banyak waktu shalat yang terlewat bahkan aku tidak merasa bersalah, aku malah mementingkan pekerjaanku.

Aku hanya datang padaMu saat aku terpuruk seperti malam sunyi ini.
Maafkan hamba Ya Allah.

Malam ini pukul 01:25 14 Mei 2016. Kuatkanlah perasaanku padanya, pada hawa yang telah hati ini tunjuk untuk menjadi bidadariku. Kuatkan perasaan ini padanya. Sampaikan kerinduan ini. Katakan bahwa aku sedang memperjuangkannya. Katakan bahwa mungkin hidup denganku nanti akan sangat sederhana, mungkin belum bisa tinggal di rumah sendiri, sementara aku akan mengontrak rumah tapi aku pastikan yang nyaman untuknya. Katakan bahwa aku ingin mengenalkannya pada kedua orang tuaku, membanggakannya didepan mereka sebagai gadis yang mau menerimaku apa adanya. Katakan bahwa hati ini sudah letih menahan rindu, tapi cinta Allah menguatkan.

Ya Allah... maafkan hamba karena ada yang kucintai selain engkau dan kedua orang tuaku, dialah calon pendamping hidup hamba yang akan sama-sama menyempurnakan diri lebih taat padaMu.

Semoga dimanapun kamu hawa.. aku mencintaimu seindah pulau belitung sepanjang jalanan pinggir pantai bangka tengah dan sedalam lautan yang memisahkan pulai sumatra dan jawa.

Ya Allah.. pertemukan kami dalam walimatul urs.. tak perlu mewah asalkan mendatangkan semua sanak saudara dalam balutan kebahagiaan.

Aamiin Allahuma Aamiin..

Jumat, 13 November 2015

Dalam senyap antara doa dan air mata
 Embun sepertiga malam yang memuai
 Suara rintihanku dalam doa
 Indahkanlah Tuhan, perasaan mulia ini

Rasa yang mungkin dulu nafsu
 Akhirnya kini berubah rindu
 Nafaskupun mengucapkan nama
Di dalam hati ini,
 AnugerahMu bernama Cinta yang tak bisa kufahami

Cinta bersemi tumbuh dan terawat dalam keikhlasan
Menjalar dan terucap dalam doa
Cinta bak pena dengan tinta emas
Melukis indahnya dalam kertas
Menuliskan bait, irama dan nama
Padukanlah Tuhan, insan ini

Rabu, 06 Mei 2015

Adik tingkatku di kampus tiba-tiba memberikanku amplop putih besar, aku lihat terdapat inisial DR didepannya. Aku langsung tahu pengirim surat ini, mungkin ditulisnya dan dititipkan lewat kawan sekelasnya.

Aku berjam-jam dibuat bahagia dan tersipu membaca isinya, sama sekali tidak seperti saat kita mengobrol. Dia begitu renyah dan santai dalam suratnya. Tingkat kekagumanku seketika bertambah padanya.

Setelah hanyut dalam suratnya berjam-jam, aku mengambil HP dan memotret sampul amplop bertuliskan inisial DR dan aku post pada Instagram.

Aku menuliskan judul "Karena tulisan dalam kertas tidak akan tergantikan"

Beberapa menit kemudian aku dapat notifikasi dari Instagram. Emoticon smile dalam komentar dari akun bernama Desi Randa Efendi.

Aku tersipu dan mimpi indah setelahnya.

FlashFiction dalam rangka lomba di #FF2in1 di nulisbuku.com di Facebook dan Twitter