Popular Posts
  • Profil Mahasiswa Program Beasiswa TPL IKM APP Kementerian Perindustrian RI
  • 6 Kota/ Kabupaten di Indonesia yang di juluki VAN JAVA
  • Surat Terbuka Untuk TPL APP Kemenperin Generasi 4
  • Nada dan Syiar Indosiar LIVE di Pemda Kabupaten Tasikmalaya
  • 20 tahun
  • Surat Dari Tahun 2070
  • Review 2014 Resolutions
  • Ramadhan welcoming us
  • Beasiswa DATAPRINT, Jom ramai-ramai ikut!
  • KONSULTAN IKM KEMENPERIN RI GENERASI IV

Tampilkan postingan dengan label kementerian perindustrian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kementerian perindustrian. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 01 Juni 2013

Assalamualaikum kawan-kawan. Sudah lama nih ngga menyapa, maaf ya lagi sibuk banget persiapan nyusun laporan tugas akhir nih, hehe akhirnya jadi Mahasiswa tingkat akhir ni ceritanya.
Selama bulan April 2013 ini dihabiskan di Hometown tercinta, Tasikmalaya. Pasalnya pada bulan tersebut adalah jadwal melakukan magang di Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tasikmalaya yang beralamat di Jl. Pemuda No. 2 Kota Tasikmalaya.
Ini adalah beberapa dokumentasi hasil penyuluhan di 7 IKM pada sektor yang berbeda-beda.


Wawancara pemilik usaha Basreng Cialiwung Jaya

Penyuluhan 5S dan Pengajuan Proposal Mesin

Penyuluhan "Labeling" pada IKM Bordir Kharisma Collection

Batik tulis setengah jadi IKM Kurnia Batik

Penjelasan pola anyaman pandan oleh pemilik usaha


Foto-foto tersebut diatas hanyalah sedikit dari sekian banyak kegiatan yang telah saya lakukan selama satu bulan lebih di Tasikmalaya, saya merasa senang karena bagi saya ini adalah jalan untuk saya menjalin komunikasi dengan Diskoperindag Kab. Tasikmalaya serta para IKM di Tasikmalaya.

Rabu, 11 Juli 2012


 
Tourism Ranking (2011)
Malaysia 24.7 million people
Thailand 19.1 m.
Singapore 10.4 m.
Indonesia 7.7 m.
Vietnam 6.0 m.
Phillipines 3.9 m.
Cambodia 2.9 m.
Laos 1.7 m. (2010)
Myanmar 0.39 m.
Brunei 0.24 m.

credit: world tourism organisation

Rabu, 25 April 2012



Pendaftaran Beasiswa Tenaga Penyuluh Lapangan IKM

Dalam rangka mempercepat pertumbuhan industri kecil dan menengah di seluruh Indonesia, Kementerian Perindustrian berupaya untuk mempersiapkan Tenaga Penyuluh Lapangan sebagai calon wirausahawan dan pembina IKM melalui Program Beasiswa pada unit pendidikan di lingkungan Kementerian Perindustrian.
Sehubungan dengan hal tersebut, Kementerian Perindustrian memberikan kesempatan kepada siswa/i berprestasi di tingkat Sekolah Menengah Tingkat Atas (SMA/MA/SMK) untuk mengikuti Program Beasiswa dimaksud. Program ini diprioritaskan bagi siswa/i yang tingal di daerah tertinggal, daerah terpencil, daerah perbatasan, daerah pasca bencana, daerah pasca konflik, dan daerah pemekaran.
Berkas lamaran/pendaftaran dapat dikirim secara perorangan atau kolektif, dengan disertai surat pengantar dari Kepala Sekolah/Pemerintah Daerah/Dinas yang menangani sektor industri setempat, yang ditujukan kepada

Biro Kepegawaian Kementerian Perindustrian RI
Jl. Jenderal Gatot Subroto Kav. 52-53, Lt. 8
Jakarta Selatan
paling lambat tanggal 31 Mei 2012 (cap pos)
Hasil seleksi akan diumumkan pada bulan Juli 2012.
Persyaratan, pilihan program konsentrasi, formulir, dan informasi lebih lanjut mengenai Program Beasiswa TPL IKM dapat dilihat pada file di bawah ini.




Klik untuk mendownload Formulir dan SK menteri Surat Sekjen Kemenperin No. 290/SJ-IND/4/2012 

Kamis, 19 April 2012

Hari ini luar biasa, Midtest Manajemen Operasional 2: dengan waktu 60 menit, soal cuma 2 tapi Metode Simplex yang dipake. Yok klenger, ngga tau deh, ini ujian paling idah spanjang idupku (Alaaaay)

Minggu, 15 April 2012

Selasa 10 April 2012 lalu, saya dan beberapa teman saya menghadiri Undangan Seminar dan Pameran Produk Binaan TPL IKM 2007 di Lantai dasar gedung Kementerian Perindustrian RI di Mampang Jakarta Selatan, selain mahasiswa program beasiswa TPL dari Akademi Pimpinan Perusahaan Jakarta, diUndang juga mahasiswa beasiswa TPL dari Akademi Kimia Analis Bogor dan Sekolah Tinggi Manajemen Industri Jakarta. Selain kami bisa menambah ilmu tentang berwirausaha langsung dari Pak Menteri Perindustrian, kami juga bisa melihat prestasi kakak TPL 2007 beasiswa TPL angkatan pertama, mereka telah berhasil membina IKM menjadi lebih baik, mereka yang diundang mempamerkan produknya adalah perwakilan dari Tiap Provinsi. Saya sendiri sangat bangga ketika melihat-lihat di Stand JAWA BARAT, produk-produk asli jawa barat bisa saya temui seperti: Anyaman bambu, mukena, rangginang dari Tasikmalaya, kemudian dodol aneka rasa dari Garut, aneka cemilan dan makanan khas dari Indramayu, batik khas kraton dari Cirebon dan masih banyak lagi, hal ini tentu membuat saya termotivasi untuk semakin meningkatkan kualitas diri dalam menyuluh dan yang paling penting segera memulai untuk berbisnis.

Thanks

Selasa, 03 Januari 2012

Untuk mendapatkan dan terpilih sebagai penerima beasiswa, terutama untuk melanjutkan studi di luar negeri, tak cukup hanya bermodalkan "cas-cis-cus" bahasa Inggris. Ada kiat lain yang penting diperhatikan untuk memenangi kompetisi: penulisan esai! Tak jeli dalam penulisan esai, harapan bisa pupus.


1. Pastikan esai sesuai dengan tema
Misalnya, Anda mengajukan beasiswa yang berbasis pada pelayanan komunitas atau publik. Dalam berkas lamaran, Anda dapat membuat daftar berbagai grup komunitas yang telah diikuti dan berbagai penghargaan yang berkaitan yang pernah diraih. Intinya, buatlah esai yang brilian, tetapi sarat pesan yang sesuai dengan jurusan yang Anda inginkan dan alasan yang mendasari mengapa menginginkan studi itu sebagai prioritas pertama.

2. Menjawab pertanyaan dasar
Pernahkah Anda menanyakan sebuah pertanyaan, tetapi merasa bahwa sebenarnya ada pertanyaan mendasar yang seharusnya ditanyakan? Dalam banyak kasus, pertanyaan esai hanya batu loncatan bagi Anda untuk menjawab pertanyaan mendasar yang dimanfaatkan para juri untuk mengetahui alasan yang sesungguhnya. Misal, sebuah organisasi yang memberikan beasiswa di bidang bisnis kemungkinan akan mengajukan pertanyaan, "Mengapa Anda tertarik mempelajari bidang studi bisnis?". Sebenarnya, pertanyaan dasar yang mereka ajukan adalah "Mengapa Anda tertarik belajar di studi bisnis dan mengapa Anda merasa sebagai kandidat terbaik di bidang bisnis yang akan mendapatkan beasiswa kami?".
Dalam pertarungan memenangi beasiswa, Anda akan berkompetisi dengan kandidat yang memiliki latar belakang dan tujuan yang sama. Gunakan pertanyaan esai sebagai jalan untuk membuktikan kepada pemberi beasiswa bahwa Anda adalah orang yang paling layak menerima beasiswa.


3. Berbagi cerita tentang diri sendiri
Selain menjelaskan alasan mengapa ingin memenangi beasiswa, penting juga untuk menceritakan sesuatu tentang diri Anda. Jelaskanlah dalam uraian singkat 500-1000 kata. Tidak perlu menjelaskan semua tentang diri Anda. Hanya ceritakan dengan fokus salah satu aspek dari diri Anda. Dengan kata lain, jangan menjelaskan semuanya.
Misalnya, jika Anda menulis keterlibatan dalam sebuah aktivitas atau organisasi, fokuskan pada salah satu pengalaman.
4. Tulisan harus menunjukkan "passion"
Anda pasti pernah menulis banyak esai. Sekarang, cobalah lebih jujur, sebagian besar topik yang Anda tulis, sering kali sesuatu yang sebenarnya tidak menjadi konsen pribadi. Dalam menulis esai beasiswa, Anda mungkin akan menulis dengan cara yang sama. Tetapi, cara ini akan mengakibatkan kegagalan fatal.
Para pemenang beasiswa umumnya menulis esai tentang apa yang mereka senangi sehingga gairah penulis akan terasa. Ingatlah, ketika Anda secara antusias menceritakan sesuatu yang disenangi, tidak membutuhkan usaha yang lebih besar karena energi itu akan terpancar dalam tulisan. Oleh karena itu, ketika memilih sebuah topik, yakinlah itu adalah sesuatu yang benar-benar Anda pedulikan selama ini dan menjadi ketertarikan tersendiri.
5. Esai harus spesifik 
Kesalahan umum dalam menulis esai adalah menggunakan pendapat umum, daripada sesuatu yang lebih spesifik. Misalnya, jangan menulis, "Pendidikan adalah kunci kesuksesan". Sebaliknya, juri beasiswa menginginkan kisah hidup Anda yang menunjukkan bagaimana pendidikan telah memengaruhi hidup Anda. Misalnya, jika Anda ingin menjadi astronot, Anda bisa menjelaskan bahwa cita-cita ini berawal dari hadiah yang diberikan ayah Anda, yaitu berupa pesawat roket. Fokuslah pada salah satu pengalaman yang membuat pembaca akan teringat tentang kisah Anda itu. 

6. Harus ada pernyataan inti

Pastikan esai yang Anda tulis memiliki poin yang jelas, hal yang kebanyakan jarang terlihat dalam berbagai esai mahasiswa. Harus ada ide sentral yang dipahami pembaca. Coba trik sederhana ini untuk menemukan inti dari esai Anda, "Bagaimana Anda menjelaskan esai yang ditulis dalam satu kalimat?" Jika Anda tak dapat menjabarkannya dalam satu kalimat, mungkin poin utamanya belum cukup jelas. Atau yang lebih buruk, esai Anda mungkin memang tidak memiliki tesis tertentu.
7. Tunjukkan prestasi
Memenangi beasiswa adalah tentang bagaimana memberikan kesan dan menunjukkan kepada para pemberi beasiswa bahwa Anda adalah kandidat terbaik yang layak mereka biayai. Prestasi, aktivitas, bakat, dan berbagai penghargaan yang pernah Anda raih akan membuktikan bahwa Anda benar-benar kandidat terbaik. Gunakan esai untuk turut menjelaskannya.
Bagaimanapun juga, jangan hanya terpatok pada apa yang diminta dalam syarat pengajuan. Gunakan kesempatan untuk fokus pada prestasi yang spesifik, tempatkan pada konteks yang sesuai.
Selamat mencoba!




Sabtu, 12 November 2011


Orang Tasik begitu  peduli dengan kelengkapan rumahtangganya. Dengan segudang keterampilan dan segunung kreativitas, pohon mendong yang banyak ditemui  sebagain kawasan selatan pulau  Jawa mereka ubah menjadi aneka perangkat rumah tangga. Maka jadilah tikar, dompet, tas, keranjang tempat cucian, sandal, boks tisyu, hingga pigura. Tikar dengan anyaman yang rapih dan motif yang geometrikal dari helai-hela mendong  bukan hanya bernilai fungsional bagi masyarakat awam tapi kini telah menjadi karya kerajinan yang prestise di rumah-rumah modern. Tak jarang  jika tikar mendong juga dipajang di ruang hotel-hotel mentereng. Karenanya kerajinan mendong kini dibuang sayang.
Image
Sebagai produk kerajinan yang semakin populer, mendong kini tumbuh sebagai hasil industri yang menghidupi sebagian orang Tasik. Kini tak kurang dari 158 unit usaha IKM bergerak dalam memproduksi aneka kerajinan mendong, menyerap tenaga kerja lebih dari 1859 serta memiliki nilai produksi lebih dari Rp. 26 milyar pada tahun 2002.
Image
Kawasan yang merupakan sentra industri kerajinan mendong adalah kecamatan Tamansari dan Cibeureum. Kedua wilayah ini memang dikenal sejak dahulu dihuni orang-orang Tasik yang terampil dan kreatif.  Sayangnya meningkatnya permintaan pasar memerlukan dukungan bahan baku lebih banyak lagi, padahal kawasan Tasikmalaya dan sekitarnya hanya mampu memasok mendong tak lebih dari 20% dari kebutuhan, sisanya harus didatangkan dari kawasan Jawa tengah dan Jawa Timur. Tentu saja ini merupakan peluang bisnis menarik bagi siapa pun yang berminat memasok bahan baku kerajinan mendong.
Image
Sementara itu dari sisi pemasaran, barang kerajinan mendong  telah dikenal secara nasional. Pasar utamanya adalah kota-kota besar seperti Bandung, Jakarta,  yogyakarta, dan Surabaya. Bahkan kini telah merambah hingga ke mancanegara melalui pedagang-pedagang perantara yang banyka berkunjung ke kota Tasik.



Cerita Di Ujung Senja

Kata pujangga cinta letaknya di hati. Meskipun tersembunyi, namun getarannya tampak sekali. Ia mampu mempengaruhi pikiran sekaligus mengendalikan tindakan. Sungguh, Cinta dapat mengubah pahit menjadi manis, debu beralih emas, keruh menjadi bening, sakit menjadi sembuh, penjara menjadi telaga, derita menjadi nikmat, dan kemarahan menjadi rahmat. Cintalah yang mampu melunakkan besi, menghancurkan batu karang, membangkitkan yang mati dan meniupkan kehidupan padanya serta membuat budak menjadi pemimpin. Inilah dasyatnya cinta (Jalaluddin Rumi).
Namun hati-hati juga dengan cinta, karena cinta juga dapat membuat orang sehat menjadi sakit, orang gemuk menjadi kurus, orang normal menjadi gila, orang kaya menjadi miskin, raja menjadi budak, jika cintanya itu disambut oleh para pecinta palsu. Cinta yang tidak dilandasi kepada Allah. Itulah para pecinta dunia, harta dan wanita. Dia lupa akan cinta Allah, cinta yang begitu agung, cinta yang murni.
Cinta Allah cinta yang tak bertepi. Jikalau sudah mendapatkan cinta-Nya, dan manisnya bercinta dengan Allah, tak ada lagi keluhan, tak ada lagi tubuh lesu, tak ada tatapan kuyu. Yang ada adalah tatapan optimis menghadapi segala cobaan, dan rintangan dalam hidup ini. Tubuh yang kuat dalam beribadah dan melangkah menggapai cita-cita tertinggi yakni syahid di jalan-Nya.
Tak jarang orang mengaku mencintai Allah, dan sering orang mengatakan mencitai Rasulullah, tapi bagaimana mungkin semua itu diterima Allah tanpa ada bukti yang diberikan, sebagaimana seorang arjuna yang mengembara, menyebarangi lautan yang luas, dan mendaki puncak gunung yang tinggi demi mendapatkan cinta seorang wanita. Bagaimana mungkin menggapai cinta Allah, tapi dalam pikirannya selalu dibayang-bayangi oleh wanita/pria yang dicintai. Tak mungkin dalam satu hati dipenuhi oleh dua cinta. Salah satunya pasti menolak, kecuali cinta yang dilandasi oleh cinta pada-Nya.
Di saat Allah menguji cintanya, dengan memisahkanya dari apa yang membuat dia lalai dalam mengingat Allah, sering orang tak bisa menerimanya. Di saat Allah memisahkan seorang gadis dari calon suaminya, tak jarang gadis itu langsung lemah dan terbaring sakit. Di saat seorang suami yang istrinya dipanggil menghadap Ilahi, sang suami pun tak punya gairah dalam hidup. Di saat harta yang dimiliki hangus terbakar, banyak orang yang hijrah kerumah sakit jiwa, semua ini adalah bentuk ujian dari Allah, karena Allah ingin melihat seberapa dalam cinta hamba-Nya pada-Nya. Allah menginginkan bukti, namun sering orang pun tak berdaya membuktikannya, justru sering berguguran cintanya pada Allah, disaat Allah menarik secuil nikmat yang dicurahkan-Nya.
Itu semua adalah bentuk cinta palsu, dan cinta semu dari seorang makhluk terhadap Khaliknya. Padahal semuanya sudah diatur oleh Allah, rezki, maut, jodoh, dan langkah kita, itu semuanya sudah ada suratannya dari Allah, tinggal bagi kita mengupayakan untuk menjemputnya. Amat merugi manusia yang hanya dilelahkan oleh cinta dunia, mengejar cinta makhluk, memburu harta dengan segala cara, dan enggan menolong orang yang papah. Padahal nasib di akhirat nanti adalah ditentukan oleh dirinya ketika hidup didunia, Bersungguh-sungguh mencintai Allah, ataukah terlena oleh dunia yang fana ini. Jika cinta kepada selain Allah, melebihi cinta pada Allah, merupakan salah satu penyebab do’a tak terijabah.
Bagaimana mungkin Allah mengabulkan permintaan seorang hamba yang merintih menengadah kepada Allah di malam hari, namun ketika siang muncul, dia pun melakukan maksiat.
Bagaimana mungkin do’a seorang gadis ingin mendapatkan seorang laki-laki sholeh terkabulkan, sedang dirinya sendiri belum sholehah.
Bagaimana mungkin do’a seorang hamba yang mendambakan rumah tangga sakinah, sedang dirinya masih diliputi oleh keegoisan sebagai pemimpin rumah tangga..
Bagaimana mungkin seorang ibu mendambakan anak-anak yang sholeh, sementara dirinya disibukkan bekerja di luar rumah sehingga pendidikan anak terabaikan, dan kasih sayang tak dicurahkan.
Bagaimana mungkin keinginan akan bangsa yang bermartabat dapat terwujud, sedangkan diri pribadi belum bisa menjadi contoh teladan
Banyak orang mengaku cinta pada Allah dan Allah hendak menguji cintanya itu. Namun sering orang gagal membuktikan cintanya pada sang Khaliq, karena disebabkan secuil musibah yang ditimpakan padanya. Yakinlah wahai saudaraku kesenangan dan kesusahan adalah bentuk kasih sayang dan cinta Allah kepada hambanya yang beriman…
Dengan kesusahan, Allah hendak memberikan tarbiyah terhadap ruhiyah kita, agar kita sadar bahwa kita sebagai makhluk adalah bersifat lemah, kita tidak bisa berbuat apa-apa kecuali atas izin-Nya. Saat ini tinggal bagi kita membuktikan, dan berjuang keras untuk memperlihatkan cinta kita pada Allah, agar kita terhindar dari cinta palsu.
Dan Allah tidak akan menyia-nyiakan hambanya yang betul-betul berkorban untuk Allah Untuk membuktikan cinta kita pada Allah, ada beberapa hal yang perlu kita persiapkan yaitu:
1) Iman yang kuat
2) Ikhlas dalam beramal
3) Mempersiapkan kebaikan Internal dan eksternal. kebaikan internal yaitu berupaya keras untuk melaksanakan ibadah wajib dan sunah. Seperti qiyamulail, shaum sunnah, bacaan Al-qur’an dan haus akan ilmu. Sedangkan kebaikan eksternal adalah buah dari ibadah yang kita lakukan pada Allah, dengan keistiqamahan mengaplikasikannya dalam setiap langkah, dan tarikan nafas disepanjang hidup ini. Dengan demikian InsyaAllah kita akan menggapai cinta dan keridhaan-Nya.