Popular Posts
  • Profil Mahasiswa Program Beasiswa TPL IKM APP Kementerian Perindustrian RI
  • 6 Kota/ Kabupaten di Indonesia yang di juluki VAN JAVA
  • Surat Terbuka Untuk TPL APP Kemenperin Generasi 4
  • Nada dan Syiar Indosiar LIVE di Pemda Kabupaten Tasikmalaya
  • 20 tahun
  • Surat Dari Tahun 2070
  • Review 2014 Resolutions
  • Ramadhan welcoming us
  • Beasiswa DATAPRINT, Jom ramai-ramai ikut!
  • KONSULTAN IKM KEMENPERIN RI GENERASI IV

Tampilkan postingan dengan label yowan anggi permana. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label yowan anggi permana. Tampilkan semua postingan

Jumat, 17 Oktober 2014



Untuk semua yang mengenalku didalam lingkaran dakwah Ldk Mts App

Assalamualikum Warahmatullahiwabarakatuh..
Apa kabar semuanya atau kita dulu biasa bertanya dalam bahasa arab “Khaifa khaluk?” Maaf apabila pelafalannya dalam abjad salah. Kitapun biasa bersahutan untuk menjawab itu “Khoir alhamdulillah, wa antum khaifa ha?” dan dijawab lagi “Ana bikhoir aidon” Pada siapa ya dulu saya belajar itu? Seingatku Ldk angkatan 2008 atau biasa kita menyebutnya ZUI (Zona Ukhuwah Islamiyah) ya dulu saya mengetahui percakapan itu dalam bahasa arab dari Ikhwan 2008. Intinya saya harapkan semuanya dalam keadaan paling baik dan paling super.
Surat ini jelas bermaksud bukan tidak artinya meskipun hanya ucapan terima kasih banyak. Ya, saya mengirimkan terima kasih lewat doa sebanyak-banyaknya kepada kalian atas segala hal baik yang selalu saya dapatkan dari semuanya, sungguh saya mengucapkan terima kasih kepada Allah kerana mengirimkan semuanya untuk saya kenal, karena dari kalian hidup saya terjaga dalam kebaikan.
Seperti yang pernah saya sampaikan pada akhir acara Transit 2010 silam, alasan saya bergabung dengan semuanya adalah untuk terangkul dalam pergaulan yang baik karena saya pada kesempatan itu jauh dari keluarga untuk pertama kalinya, maka dari itu Ldk adalah keluarga di Jakarta. Senang rasanya saat tulisan karangan deskripsi yang saya tulis mendapat tanggapan positif dari semuanya terutama panitia. Dengan suara lantang saya membacakan itu dengan disimak semuanya. Terima kasih ya.
Selama menjadi anggota Ldk pada tahun pertama, saya benar-benar mewujudkan impian saya untuk tetap dalam lingkungan yang baik dan Ldk begitu, seperti sebuah keluarga. Dan Ldk giat memberikan berbagai macam pendidikan islam dan umum agar saya semakin menigkat keimanannya kepada Allah, meskipun kadang kala saya malas mengikuti kegiatannya.
Pada tahun berikutnya saya dipercaya untuk menjabat sebagai kepala divisi media islam pada departemen syiar, saya sungguh tidak siap untuk itu. Karena saya terbiasa untuk menerima dan mengikuti, saya benci saat itu harus melakukan ini dan itu, saya benci di suruh mengerjakan ini dan itu, saya benci dengan jabatan itu. Namun lambat laun saya menyadarinya, senior memberikan jabatan ini agar saya semakin memiliki rasa tanggung jawab dan memiliki keluarga yang saya sebut Ldk Mts App ini.
Sebab saya menyadarinya lambat laun tentang maksud dan tujuan saya menjabat di divisi media islam, saya menjadi lebih bersemangat. Namun saya menyadari bahwa saya tidak maksimal dalam menjalankan jabatan itu, dengan adanya rapat khusus tentang apa yang telah saya kerjakan. Saya minta maaf semuanya atas semua itu, saya tidak benar-benar baik menjadi pengurus Ldk pada saat itu, sekali lagi gomen.
Namun seleksi alam itu benar-benar terjadi, saya menemukan lingkaran lain yang menurut saya saat itu tidak perlu memikul tanggung jawab apa-apa, saya hanya perlu diam dan menyimak bongkahan ilmu, saya berfikiran saya tidak perlu dengan segala hal hal-hal yang menghabiskan waktu di Ldk, saya menemukan lingkaran lain.
Perlahan saya mempunyai jarak dengan semuanya, terutama Getar yang selalu jadi kebangga dalam diri saya. Sampai akhirnya saya benar-benar lenyap dari lingkaran semuanya dan sepertinya semuanya tidak mempermasalahkan itu, dakwah terus berjalan dan akhirnya saya tidak memiliki lagi langkah yang sama dengan kalian. Dalam beberapa waktu sepulang kuliah, saya melihat kalian istiqomah dengan program kerja, saya hanya tersenyum. Senang rasanya semuanya baik-baik saja dan selalu menjadi organisasi yang solid.
Beberapa pertemuan penting Ldk adakan, adakalanya saya mendapat jarkom untuk menghadirinya adakalnya tidak ada. Saya tetap tidak tergugah untuk melangkah dan menemui semuanya. Saya lebih senang dengan lingkaran baru yang saya miliki saat itu.
Namun lebih dari itu, semuanya adalah anugerah Allah yang paling baik yang pernah saya temukan. Bersama semuanya saya benar-benar bisa terjaga seperti dalam suatu keluarga sunggguhan, namun saya memiliki hal-hal bodoh yang biasa dilakukan manusia, dan hal bodoh itu adalah meniggalkan lingkaran kecil bersama semuanya. Tapi sungguh, saya tidak peres kali ini, saya berfikiran selama hidup yang saya lewatin selama 22 tahun ini, semuanya adalah yang paling terbaik. Terima kasih ya..
Surat terbuka ini mungkin mengahabiskan waktu untuk membacanya untuk semuanya, namun inti dari yang ingin saya sampaikan adalah terima kasih sebanyak-banyaknya.

Yowan A. Permana 17 Oct 2014

Selasa, 11 Desember 2012

Foto Koleksi Tropenmuseum



Menara Eiffel dari bambu di Tasikmalaya ini dibuat untuk menghormati penobatan Ratu Wilhelmina pada tahun 1898 dan dirancang dan dilaksanakan oleh pengawas Air AH van Bebber.

Tahukah anda bahwa pada Tahun 1898 didirikan replika menara Eifel di Tasikmalaya, buktinya foto ini. Menara Eiffel dari bambu Tasikmalaya dibuat untuk menghormati penobatan Ratu Wilhelmina pada tahun 1898 dan dirancang dan dilaksanakan oleh pengawas Air AH van Bebber.

Anda juga tentu tahu menara Eiffel di Perancis yang dibuat Gustave Eiffel t ahun 1889 terbuat dari konstruksi besi dan tingginya 320 meter? Menara yg terkenal itu sampai sekarang menjadi inspirasi bagi orang-orang untuk menirunya, baik dalam bentuk model, miniatur, suvenir, dan bahkan replika-nya. Replika di Tianducheng Shanghai Cina tingginya 108 meter.

Tasikmalaya mungkin merupakan kota pertama di dunia yang membuat replika-nya dari bahan non-metal kira-kira 2 tahun setelah berdirinya menara Eiffel asli. Dari foto tersebut dan melihat perbandingan tinggi manusia dan menara, kemungkinan tingginya sekitar 40-50 meter. Letak pembangunannya tidak jelas, mungkin di alun-alun depan pendopo. Replika menara Eiffel bambu Tasikmalaya jauh lebih tinggi dari replika menara Eiffel bambu yg dibuat di Erasmusburg Rotterdam Negeri Belanda April 2008 yang tingginya hanya 15 meter.

Kota Tasikmalaya memiliki segudang potensi pariwisata, di antaranya adalah wisata alam, kerajinan, wisata belanja, wisata religi, seni, budaya, UKM, dll. Dalam potensi U KM dan kerajinan masyarakat, Kota dan Kabupaten Tasikmalaya memiliki jumlah UKM terbesar setelah Bandung Raya (Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat) di Jawa Barat.

Selain itu, kota ini juga memiliki kerajinan beraneka bentuk dan rupa yang mampu menyerap ribuan tenaga kerja. Dengan banyaknya UKM yang tersebar di kota ini, Kota Tasikmalaya disebut juga sebagai Kota UKM. Kerajinan khas Tasikmalaya antara lain adalah Bordir Tasikmalaya yang telah mendunia, Payung Geulis yang telah menjadi ikon Jawa Barat, Kelom Geulis, sandal tradisional asli buatan bangsa Indonesia, batik Tasikmalaya yang tidak kalah dari batik-batik lainnya di Pulau Jawa dengan ciri khasnya, dan kerajinan–kerajinan lainnya.

Kota ini memiliki panorama alam seperti Situ Gede, Gunung Galunggung, Cipatujah, dan objek wisata lainnya ditata menjadi objek wisata alam yang menawan, sehingga sangat potensial dijadikan sebagai kota tujuan wisata di Indonesia.

Kota Tasikmalaya berada persis di tengah-tengah jantung bumi Priangan Timur dan Selatan, diapit oleh Ciamis dan Pangandaran yang telah melegenda, Sumedang dengan objek wisata museum yang menyimpan sejarah perkembangan bumi priangan, dan Garut dengan objek wisata Cipanas-nya yang tersohor.




Sesuai janjiku kemaren mau posting beberapa trip selama sehabis liburan puasa. hmm jadi kemaren dapat kesempatan bisa jalan-jalan ke Bali dan Ntb. Hmm so fantastic trip, yang paling deg-degan adalah ini trip pertama flight.
This is capture in the plane

Feelin awesome im in the Plane ^^

Meskipun terbang malam dam tak bisa melihat kota Jakarta dari atas pesawat, aku cukup terkagum-kagum dengan gemerlapan lampu kota Jakarta. Aku akui, yang aku takutkan naik pesawat adalah saat take off dan landing, fyuhhhh.

Good morning Bali^^, taken in front of Pure'

Tibalah aku di bandara internasional Ngurah Rai, i see many stranger people from western huuu banyak kali bule ya. Memorable also be passed through the town of Denpasar in taxi. Well, bali so amazing.

Take foto in the biggest Bali store with Bli Aedy
Krisna adalah toko pusat oleh-oleh terbesar di Bali, banyak sekali gift yang bisa kita beli buat dibawa pulang, seperti Bali Clothes, topi khas bali, and many other.
Uang saku benar-benar terkuras disini haha xd^^ setelah menikmati keindahan bali di Kota Denpasar dan badung dengan waktu singkat akhirnya meneruskan trip ke Nusa Tenggara Barat.

Wings air from Bali to NTB just 40 minutes
and, im coming Lombok :)

Selamat datang di Lombok
Setelah sampai di Lombok, tanpa istirahat disambutlah saya dengan jamuan makanan lesehan khas Lombok, bukan cabe tapi serupa pedasnya, So hot

Kaya semacam rujak sih, tapi pedas dan aromanya beda
well, karena di Bali tidak sempat ke pantai, Alhasih pantai Kute Lombok jadi tujuan utama Lombok. I cant tell anymore, im so feelin impression during the trip to the beach.

OMG^^ Kute Lombok so beautiful with butiran pasirnya
 Sometimes i talk with foreign people from Australi, he talk that impression holiday in Indonesia. This is his first trip in Lombok, couse he just always come to Bali.
Foreign from Sydney, Aus
Well, Lombok and Bali is so spectacular, recomended to visit guys. I ll come back latter to here :)

Bandar udara internasional Lombok


Contact me disini : Facebook Yowan Twitter Yowan

Senin, 10 September 2012

 
''Kedisiplinan dan kesempurnaan dalam segala hal berbanding lurus dengan keliaran imajinasinya
Sandiaga Salahudin Uno dikenal sebagai pengusaha muda sukses. Dalam usianya memasuki 43 tahun, ia sudah menjabat sebagai CEO Saratoga Capital dan juga pimpinan di sejumlah perusahaan besar yang bergerak di sektor sumber daya alam dan infrastuktur.  Ia juga telah menyelamatkan salah satu maskapai penerbangan kebanggan Indonesia yang hampir bangkrut, yakni PT Mandala Airlines. Langkah tersebut dilakukannya dengan membeli saham perusahaan ini. 
Namun, di balik kesuksuksesannya ini, ada keistimewaan yang patut dibanggakan dan ditauladani. Pria yang memiliki motto: kerja keras, kerja tuntas dan kerja ikhlas itu, 
terus berusaha menyebarkan virus kewirausahaan kepada seluruh rakyat Indonesia. Sebagai pengusaha muda dan intelektual, dia ingin pula melakukan transfer ilmu dan berbagi pengalaman melalu berbagai cara untuk membangun basis pendidikan jiwa wirausaha di masyarakat yang utamanya di kalangan generasi muda.
Sandi melihat masih minimnya entepreneur atas diri bangsa ini.  Hal itu akibat sistem dan kurikulum pendidikan selama ini yang berorientasi hanya pada gelar. Dia menginginkan pemerintah, pengusaha dan semua pihak untuk merombak kurikulum, sehingga hasil pendidikan berorientasi pada pola pikir yang melahirkan pengusaha-pengusaha baru. Kurikulum wirausaha di kampus harus memberikan orientasi kepada calon sarjana untuk menjadi pencipta lapangan kerja, bukan pencari kerja.
Dengan menumbuhkembangkan jiwa kewirausahaan, dipastikan rakyat Indonesia akan menjadi tuan rumah di negerinya sendiri. Bukan lagi sebagai penonton dari kemajuan bangsa lain. Sikap yang memberikan harapan inilah merupakan modal dasar bagi seorang pemimpin untuk membawa perubahan ke arah yang lebih baik bagi Indonesia ke depan. (*)

sourch : republik memanggil